Thursday, December 22, 2011

Tugas 4: Kajian Masalah Utama Pendidikan Matematika

Oleh: Ela Astriani
(0807551)
Universitas Pendidikan Indonesia

         Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam era globalisasi seperti saat ini, dan menjadi salah satu aspek penentu kemajuan suatu bangsa. Matematika dalam sistem pendidikan nasional  merupakan mata pelajaran yang wajib dikuasai bagi siswa pendidikan dasar hingga menengah, hal ini dikarenakan matematika memiliki peran yang sangat penting dan vital dalam kemajuan suatu bangsa. Bahkan, Kline (Sriwiani, dalam Suhendar, 2011) mengatakan bahwa jatuh bangunnya suatu negara bergantung kepada kemajuan di bidang matematika.
        Mengingat begitu penting dan cukup besarnya peran matematika bagi kemajuan bangsa, maka sudah seharusnya metematika menjadi mata pelajaran yang sangat dibutuhkan dan wajib hukumnya untuk dikuasai dengan baik oleh siswa yang kapasitasnya sebagai generasi masa depan pembangun bangsa. Namun, pada faktanya sampai sekarang metematika masih menjadi salah satu mata pelajaran yang menakutkan di mata siswa dan perlu untuk dihindari. Hal ini sejalan dengan yang dikemukakan oleh Ruseffendi (Suhendar, 2011) bahwa matematika (ilmu pasti) bagi anak-anak pada umumnya merupakan mata pelajaran yang tidak disenangi, kalau bukan mata pelajaran yang dibenci.
        Anggapan negatif tentang matematika di mata siswa tentu tidak bisa dianggap sebagai hal yang sepele dan dibiarkan tanpa solusi, karena mindset negatif yang tertanam di pikiran siswa akan sedikit banya memberikan pengaruh negatif pula terhadap kemampuan siswa dalam mempelajari matematika. Proses ataupun kegiatan pembelajaran yang baik dan efisien adalah kegiatan pembelajaran yang dibangun dalam suasana yang kondusif dan mampu membuat siswa nyaman serta akibatnya memudahkan siswa dalam menerima materi yang tengah disampaikan. Jika suasana nyaman, kondusif, dan minat siswa untuk mempelajari matematika tidak timbul tentunya akan sangat berpengaruh terhadap rendahnya kompetensi matematika siswa tersebut.
        Oleh karena itu, penulis menganggap  perlu melakukan  identifikasi atas masalah-masalah utama yang sering timbul dalam pendidikan matematika di sekolah, kemudian menemukan penyebab-penyebab timbulnya masalah untuk kemudian dicarikan solusi yang efektif yang sekiranya dapat dilakukan untuk meminimalisir dampak masalah yang timbul. Masalah-masalah yang ada dalam pendidikan matematika di sekolah tentu akan sangat banyak jika dijabarkan satu-persatu, tetapi secara garis besar penulis merangkum masalah-masalah yang sering timbul tersebut manjadi beberapa masalah yang penulis rasa menjadi masalah pokok yang sering timbul dan memerlukan penyelesaian dengan segera.
baca selengkapnya di sini....
daftar pustaka:
Ruseffendi. (2006). Pengantar kepada Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.

Setia. (2008). Brain Based Learning dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA. Skripsi Sarjana pada Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung: Tidak diterbitkan.

Solihin, Ahmad. (2010).Pengaruh Pendekatan Collaborative Problem Solving terhadap Kemampuan Komunikasi Siswa SMP. Skripsi Sarjana pada Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung: Tidak diterbitkan.

Suhendar, Heri. (2011).Pembelajaran Tipe Two Stay-Two Stray untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa. Skripsi Sarjana pada Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung: Tidak diterbitkan.

Suherman, E dkk. (2001). Strategi Pembelajaran Matematika. Bandung: JICA UPI.



No comments:

Post a Comment